Anda masih bingung soal desain pasar tradisional ?
Mari kita susun program ruang untuk proyek arsitektur pasar tradisional dengan mengikuti metodologi perencanaan dan perancangan arsitektur yang umum.Tahap 1: Pengumpulan Data dan Analisis
1.1 Identifikasi Klien dan Pengguna
- Siapa saja pedagang dan pembeli yang akan menggunakan pasar ini?
- Apa jenis barang yang akan diperdagangkan?
- Bagaimana kebiasaan berbelanja masyarakat setempat?
- Berapa perkiraan jumlah pedagang dan pembeli?
1.2 Analisis Tapak
- Lokasi: (pusat kota, pinggiran kota, dll.)
- Topografi: (datar, berbukit, dll.)
- Iklim: (suhu, curah hujan, arah angin, dll.)
- Aksesibilitas: (jalan, transportasi umum, dll.)
- Ketersediaan utilitas: (air, listrik, sanitasi, dll.)
1.3 Analisis Regulasi
- Peraturan tata ruang wilayah
- Peraturan bangunan setempat
- Peraturan kesehatan dan kebersihan
1.4 Analisis Preseden
- Studi kasus pasar tradisional yang sukses dan kurang sukses.
- Menganalisa kelebihan dan kekurangan pasar yang sudah ada.
1.5 Analisis Konsep
- Menentukan konsep dasar pasar: (bersih, nyaman, tradisional, modern, dll.)
- Menentukan tema yang akan diangkat.
- Menentukan gaya arsitektur yang akan dipakai.
Tahap 2: Sintesis dan Konsep Perancangan
2.1 Penyusunan Program Ruang
- Berdasarkan analisis di atas, tentukan jenis, jumlah, dan ukuran ruang yang dibutuhkan.
- Kelompokkan ruang berdasarkan jenis barang yang diperdagangkan.
- Buat diagram hubungan ruang untuk menggambarkan alur aktivitas.
2.2 Pengembangan Konsep
- Terjemahkan konsep dasar ke dalam bentuk arsitektur.
- Pertimbangkan aspek estetika, fungsional, dan keberlanjutan.
- Buat sketsa dan diagram untuk menggambarkan konsep perancangan.
Tahap 3: Pengembangan Desain
3.1 Desain Skematik
- Pengembangan lebih lanjut dari konsep perancangan.
- Penentuan layout ruang, bentuk bangunan, dan material.
- Pembuatan gambar denah, tampak, dan potongan.
3.2 Desain Pengembangan
- Penyempurnaan desain skematik dengan detail yang lebih rinci.
- Penentuan sistem struktur, mekanikal, dan elektrikal.
- Pembuatan gambar kerja.
3.3 Gambar Kerja
Pembuatan gambar detail yang akan digunakan untuk pelaksanaan pembangunan.
3.4 Spesifikasi Teknis
Pembuatan dokumen yang berisi spesifikasi material dan pekerjaan.
3.5 Estimasi Biaya
Perkiraan biaya pembangunan pasar.
Contoh Program Ruang Pasar Tradisional
Berikut adalah contoh program ruang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konsep pasar:
1. Area Perdagangan
1.1 Los/kios untuk pedagang:
- Sayur dan buah
- Daging dan ikan
- Makanan kering
- Pakaian
- Kerajinan tangan
- Makanan siap saji.
1.2 Area pedagang kaki lima.
1.3 Area bongkar muat barang.
2. Ruang Pendukung
- Toilet umum
- Mushola
- Ruang pengelola pasar
- Ruang keamanan
- Ruang penyimpanan sampah
- Area parkir (motor, mobil, sepeda)
3. Ruang Luar
- Area pejalan kaki yang nyaman dan aman.
- Area terbuka untuk acara pasar (jika diperlukan).
- Area penghijauan.
Catatan:
- Program ruang ini bersifat umum dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik proyek.
- Penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti sirkulasi udara, pencahayaan alami, dan sanitasi dalam perancangan.
- Selalu menggunakan data yang aktual dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Semoga program ruang ini bermanfaat untuk proyek arsitektur pasar tradisional Anda.
😁
🙏
