Gambar Pembangunan gedung rawat inap 12 lantai, RSUD Kota Semarang

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro Semarang atau RSWN membangun fasilitas baru berupa gedung 12 lantai untuk ruang rawat inap guna mempersiapkan program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).



Direktur RSWN dr Eko Krisnarto Sp.KK, di Semarang, Selasa, menjelaskan bahwa gedung tersebut akan digunakan untuk menampung seluruh pasien yang selama ini di kelas III yang tercakup BPJS Kesehatan.

"Nanti semua pasien kelas III masuk di sini. Kami mengantisipasi KRIS, yakni Kelas Rawat Inap Standar karena BPJS Kesehatan nantinya tidak ada kelas I, II, artinya semua standar," katanya.


Budget


Tahap pertama, dianggarkan sebesar Rp. 48,250,000,000.00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 Kota Semarang. Sumber info klik di sini..

Tahap kedua Tahun 2024 Rp. 97,650,000,000.00, terdiri atas sekitar Rp70 miliar dari APBD dan sekitar Rp30 miliar dari Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD. Sumber info klik di sini..

Sehingga total biaya pembangunan gedung tersebut yaitu Rp. 145.900.000.000.00.


Latar Belakang

Rumah Sakit Daerah K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang merupakan Rumah Sakit milik Pemerintah Kota Semarang type B dengan luas areal sekitar 80.600 m2.

Dengan semakin berkembangnya rumah sakit, maka pelayanan kesehatan sebagai tugas pokok dan fungsinya menjadi hal yang penting untuk terus ditingkatkan.

Baik dari sisi kuantitas pelayanan maupun kualitas pelayanannya. Salah satunya adalah bangsal perawatan. Untuk itulah perlu dibangun gedung perawatan yang baru.

Dengan harapan meningkatnya kuantitas kamar perawatan, maka pelayanan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik.

Dengan demikian maka diharapkan pelayanan kesehatan dapat lebih ditingkatkan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) RS type B.

Berikut gambar kerjanya :

Gambar Siteplan






Gambar Denah































Gambar Tampak









Gambar Potongan




Link sumber gambar klik di sini.. Semoga bermanfaat'ah..
😁
🙏